Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
Opini  

Yang Muda, Beda, Dan Berbahaya

Mewarta.com, Gowa- Benarkah pemuda berbahaya? – Benar, semangatnya, kreatifitasnya, idenya, keberaniannya paling di takuti dimanapun berada. Pemuda Ir.Soekarno ditakuti oleh Belanda. Pemuda Budi Utomo ditakuti oleh Inggris. Jendral Ahmad Yani ditakuti oleh Jepang. Pemuda Dahlan Iskan ditakuti oleh DPR (Dewan Perwakilan Rakyat). Inilah yang menjadi teori bahwa pemuda sangat disegani di dunia ini. Dimanapun pemuda berada, disitu ada ketakutan dari para pendahulunya. Karyawan muda, ditakuti oleh senior-senior kantor karena menjadi pesaing baru berbahaya.

Pemuda berbahaya itu tidak termasuk yang suka tawuran, mabuk, narkoba, menjatuhkan diantara politiknya. Pemuda yang dimaksud adalah pemuda yang memang benar-benar giat ingin memajukan diri sendiri dan bangsa Indonesia. Indonesia tidak butuh pemuda suka tawuran, mabuk, narkoba, mati saja sekalian membuat sesak Indonesia.

Mulailah dari hal yang paling sepele di alam semesta ini, yaitu membuang sampah. Tolonglah membuang sampah jangan seenaknya sendiri, kalian ini pemuda, pemuda yang masih sadar mana itu yang perlu dicontoh dan mana itu yang diabaikan. Sampah diselipkan di pot-pot tanaman, diselipkan di bangku, cendela, selokan, bawah karpet, dibuang di lantai. Buanglah pada tempatnya! Pemerintah juga begitu, harus menyediakan tempat sampah dimana-mana yang lebih terjangkau dan strategis. Hal ini untuk memicu kebiasaan baik masyarakat kita. Terutama sampah-sampah di pasar dan dipinggir ruas jalan. Buatlah sayembara penanganan sampah berbasis lingkungan yang memicu kesadaran masyarakat akan bahaya sampah.

Pemuda itu berani mengkritik pemerintah habis-habisan jikalau pemerintah itu masih kurang baik dan tidak menghasilkan perubahan-perubahan termasuk kejadian lengsernya Presiden Soeharto. Pemuda itu musuh daripada pejabat-pejabat tua yang waktunya lengser tetapi masih mencari keuntungan belaka. Ingat bahwa pemuda itu berbahaya dapat memangsa siapapun yang tidak sesuai oleh pemikiran pemuda selama pemuda itu bertujuan baik.

Pesan saya: Jangan sekali-kali berbuat sewenang-wenang kepada rakyat terutama saya peruntukkan kepada pejabat-pejabat pemerintahan. Akses informasi dan komunikasi sudah canggih dan mudah. Saya bisa melakukan apapun melengserkan anda yang tidak becus mengayomi rakyat. Mending malu dan silahkan bunuh diri daripada anda membuat malu Indonesia.

Penulis: Muzakkar zulfuandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *