Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
News  

Tuntut Keadilan Ke Presiden, Dosen dan Tendik Non PNS Demo Di Jakarta

Jakarta, Mewarta.com– Dosen dan Tenaga kependidikan (Tendik) Non PNS yang tergabung dalam Ikatan Dosen Tetap dan Tenaga Kependidikan Non PNS melakukan aksi demontrasi di Jakarta menuntut keadilan ke Presiden untuk segera diangkat menjadi ASN, baik itu PNS dan PPPK selambat-lambatnya 28 November 2023, Selasa (16/5/2023).

Titik aksi bertempat di Patung kuda, Jakarta Pusat dengan jumlah massa 105 orang dari perwakilan seluruh Dosen dan Tendik di seluruh perguruan Tinggi Negeri di indonesia yang saat ini berjumlah 10.500 orang.

Muammar Alkadafi selaku koordinator aksi mengatakan bahwa tuntutan aksi hari ini ada dua poin yakni:

  1. Presiden Republik Indonesia melalui kementerian terkait untuk mengangkat seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan (Pegawai Administrasi) Tetap Non PNS Perguruan Tinggi Negeri (Kemenag dan KemendikbudRistekdikti) yang telah mengabdi selama ini kepada bangsa dan negara menjadi APARATUR SIPIL NEGARA (Pegawai Negeri Sipil ) sebelum tanggal 28 November 2023  dengan menghargai masa kerja pengabdian, usia, dan syarat administrasi lainny
  2. Menuntut dan mendesak Pemerintah (Presiden Republik Indonesia) dan Dewan Perwakilan Rakyat RI  untuk segera mengesahkan Revisi  RUU UU No 5 Tahun 2014 Tentang ASN menjadi Undang- Undang, agar seluruh tenaga honorer/non pns yang memenuhi syarat dan telah mengabdi sesuai dengan  ketentuan   peraturan  perundang-undangan   untuk  dapat  diangkat  menjadi  PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)  secara otomatis melalui seleksi administrasi.

“Kami menuntut Presiden segera memerintahkan para pembantunya dikementerian utamanya di tiga kementerian yakni Kemenag, Kemendikbud, dan KemenpanRB  untuk mengambil kebijakan dan menyelesaikan masalah ini paling lambat 28 November 2023,”tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa jika tuntutan tidak dipenuhi maka massa aksi akan tetap menuntut keadilan ke Presiden.

“Kami akan terus menuntut apabila Presiden tidak mengambil langkah-langkah tersebut,”tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *