Mengabarkan Fakta
MasukIndeks

Tulis Buku Tentang Energy Terbarukan, Dekan FT Uncen Sambangi Kemenkumham Urus Hak Cipta

Mewarta.com, Jayapura — Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M.Eng bersama Tim mengunjungi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua pada Rabu, 02 Februari 2022.

Agenda kunjungan ini yaitu untuk melakukan pendaftaran hak cipta atas karya buku miliknya yang berjudul: “Melihat Potensi Papua Dari Jendela Energi Terbarukan”

Dr. Ir. Johni, M.Eng yang juga merupakan lulusan sekolah doktor Universitas Indonesia (UI) menyampaikan, jika bukunya itu merupakan buah pikir dan hasil penelitian di bidang energy terbarukan yang salama ini menjadi concern-nya.

“Buku ini merupakan hasil riset (penelitian) yang cukup panjang dari bidang ilmu saya yaitu bidang energy. Kita coba lihat Papua dari berbagai potensi sumber daya alam. Salah potensi energy yaitu energy terbarukan. Keunggulan ini yang coba diangkat (ditulis). Diharapkan energy terbarukan menjadi keunggulan kompetitif, baik secara lokal maupun nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait dengan pendaftaran Hak Cipta, Kepala Kantor Wilayah Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, S.H., M.Si. menyampaikan jika secara kelembagaan Kemenkumham telah menyurati dan melaksanakan MOU dengan Universitas sebagai salah satu target dalam peningkatan pendaftaran Hak Cipta.

“Beberapa target akan dilakukan. Untuk perguruan tinggi adalah pendaftaran buku. Kita mulai dengan Fakultas Teknik. Semua mahasiswa yang sudah selesai ujian skripsi, bisa didaftarkan ke Kemenkumham dan kemudian kita proses untuk mendapatkan sertifikat pencatatan ciptaan. Selain itu, kita juga bisa dorong paten dari teman-teman dosen di kampus FT,” katanya.

Anthonius juga menjelaskan pentingnya budaya penghargaan terhadap hasil cipta (karya) seseorang ditengah-tengah masyarakat.

“Kita hanya menikmati kreativitas dan karya seseorang, tetapi mereka yang memiliki karya, sebelumnya harus berpikir. Karena dia berpikir, dia harus dihargai. Jangan hasil berpikir dia, hanya dinikmati orang (khalayak) dengan gampang-gampang bahkan cuma-cuma tanpa sedikitpun diberi penghargaan,” ujarnya.

Diakhir pendaftaran, Dekan yang juga ditemani oleh Ketua dan Sekretaris Jurusan Teknik Mesin bersama Kepala Kanwil, berdiskusi lepas terkait dengan berbagai kemungkinan kerja sama lainnya yang bisa dilakukan.

Sebelum meninggalkan kantor Kemenkumham, Dekan memberikan testimony terkait dengan pelayanan selama proses pendaftaran hak cipta.

Menurutnya, proses pengurusan sangat cepat dan sangat memuaskan. Pelayanan pihak kemenkumham patut diapresiasi.

“Saya memberi nilai A untuk pelayanannya,” pungkasya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *