Mengabarkan Fakta
MasukIndeks

Tingkatkan Kompetensi Guru, Ponpes Ash-Shalihin Romang Polong Kab. Gowa Sukses adakan In House Training bertajuk Hypnoteaching

Gowa, Mewarta.com– Yayasan Pondok Pesantren Ash-Shalihin Romang Polong Kabupaten Gowa mengadakan In house Training bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan dengan tema dengan tema hypnoteaching bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh guru dan staf mengenai metode mengajar, juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru dalam mempersiapkan, melaksanakan dan mengembangkan pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula sekolah diikuti oleh seluruh Asatidz dan Asatidzah Pondok Pesantren Ash-Shalihin Romang Polong Kabupaten Gowa (22/10/2022) pukul 13.30 s/d 16.00 WITA.

Kegiatan dibuka langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Ash-Shalihin Romang Polong Kabupaten Gowa Bapak M. Kafrawi Saenong, S.Sos., M.Si kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Ibu Ratna (Pengawas Bina Madrasah Ibtidaiyah Ash-Shalihin) dan oleh Bapak Mawardin (Pengawas Bina Madrasah Tsnawaiyah (MTs) Ash-Shalihin. Pengawas Bina Madrasah Ibtidaiyah Ash-Shalihin Dalam sambutannya menjelaskan bahwa “guru harus terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidik, salah satunya dengan ikuti kegiatan IHT dengan penuh semangat. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih bagi guru terlebih dalam metode pembelajaran yang efektif di era saat ini.” Imbuhnya

Kegiatan inti dalam kegiatan IHT adalah Pemaparan pemateri dari Bapak Muh Anwar. HM yang menjelaskan tentang hypnoteaching mulai dari refleksi guru memulai pembelajaran dikelas hingga mencapai tujuan yang diharapkan.

Dalam pemaparannya “Guru abad 21 perlu keterampilan dalam mendidik siswa, komponen utamanya yakni, Kualitas karakter, literasi dasar dan kompetensi Siswa dalam memecahkan masalah adalah urgensi dari kemerdekaan siswa dalam belajar termasuk didalamnya metode yang digunakan oleh guru dalam menghidupkan kelas agar lebih pembelajaran lebih menyenangkan.

Lanjutnya, “guru dan murid harus saling berkolabolarasi serta memiliki kebebasan untuk bisa belajar mandiri serta memberi ruang untuk bersama.” Tegas Anwar

Pimpinan Ponpes Ash-shalihin berharap bahwa setelah mengikuti kegiatan In house Training ini, diharapkan seluruh Asatidz dan Asatidzah mampu memahami konsep, cara mengembangkan, merancang metode sekreatif dan seinovatif mungkin kepada siswa, Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya -besarnya kepada pemateri dan seluruh guru yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan dengan baik, pungkasnya.

Penulis: Anwar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *