Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
News  

Sosialisasi Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Sekolah Digelar Di Madrasah Aliyah Arifah Gowa

Mewarta.Com, Gowa- Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Gowa mengadakan sosialisasi Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Dini pada siswa Madrasah Aliyah Arifah kelas XI dan XII, Kamis (24/3/2022).

Direktur Madrasah Arifah pada sambutannya, mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Kemenag Gowa terhadap Madrasah Arifah karena pertama kali dilaksanakan Bimwin di Arifah.

“Sekali lagi kami sangat mengapresiasi dan sangat bersyukur karna diadakan bimbingan Pranikah ini, sehingga anak-anak semua wajib mengetahui setelah bimbingan ini dan wajib mentaati,” ucap Nurdin Bali

Sementara itu, Kasi Bimas Islam, Sardy Yoelfa, menjelaskan bahwa, Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bahasa patennya, supaya memudahkan masyarakat dikenal secara luas. Menurutnya, saat ini, Plt. Kakan Kemenag Gowa belum sempat hadir dan mengamanahkan kepadanya untuk kegiatan-kegiatan kebimasan yang ada di wilayah Kemenag Gowa mengenai perkawinan, pencegahan kawin anak, pernikahan, penyuluhan agama dan pembinaan keagamaan.

Kegiatan ini bertujuan agar siswa Aliyah Arifah dapat menerima pemahaman dan pengetahuan, mengenai apa itu perkawinan dan memberikan konseling batas usia berdasarkan UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan untuk anak-anak yang perempuan 16 tahun dan laki laki 19 tahun. Tetapi setelah direvisi pada UU No. 16 tahun 2019 sekarang usia perkawinan perempuan dan laki-laki umurnya 19 tahun.

“Jadi jangan dulu terlalu cepat menikah, karena tidak akan di kasih buku nikah, tidak di akui oleh negara,” tandas Sardy.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kab Gowa, Kawaidah Alham sekaligus menjadi pemateri, dalam sambutannya mengatakan penyuluhan sangat strategis bagi ilmu pengetahuan dan menjadi anak itu mempunyai 10 hak anak merupakan kewajiban orang tua kepada anaknya sehingga anak bisa tumbuh dan berembang secara baik dan benar.

Didalam undang undang no 35 tahun 2014 menyatakan bahwa anak adalah seseorang yang berusia 0 sampai dengan 18 tahun termsuk anak yang ada didalam kandungan. “Jadi anak-anakku yang hadir disini kita masih termasuk anak” ucap Kawaidah (Aulil/OH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *