Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
News  

Meski Ketum PKB Turun Gunung, Azhar Tetap Kalah Pada Muswil IKA PMII Sul-Sel 2022

Mewarta.Com, Makassar–Ketua PKB Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad terdepak dalam Musyawarah Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Muswil IKA PMII) Sulawesi Selatan. Meskipun dalam helatan tersebut, Azhar menghadirkan Ketua Umum PKB Muhaemin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin dan digadang-gadang maju dalam Pilpres 2024 mendatang sebagai pembawa orasi kebangsaan tetap tidak biasa mengungguli rivalnya Dekan Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Dr. H. Mukhtar Thahir Sarkawi, MT, ATU, Rabu (02/03/2022) dini hari. Anggota DPRD Sulsel Fraksi PKB itu kalah tipis 5-6 dalam Muswil IKA PMII Sulawesi Selatan.

Dikonfirmasi terpisah, ketua terpilih IKA PMII, Mukhtar Thahir mengemukakan, dirinya kepingin IKA PMII sejajar, bahkan berada satu tingkat dengan organisasi sejenis. Paling tidak, IKA PMII tidak saja berada dalam dirinya sendiri, melainkan berada di semua lini dan jenjang.

“Kami akan melakukan berbagai hal, demi ummat dan keummatan. Nilai-nilai Aswaja tetap menjadi perhatian dan tujuan paling utama, sekaligus memupuk persaudaran dalam kebhinekaan,” tuturnya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih.

Seperti diberitakan sebelumnya, tokoh PMII Dr. Ir. Mukhtar Thahir Syarkawi, MT, ATU mengaku, sebagai seorang kader, tentunya tidak mau mengecewakan kader lainnya. Karenanya, jika nantinya dalam Muswil bertemakan “Meneguhkan Komitmen Ke-Islaman dan Kebangsaan” itu ada kader yang memintanya maju sebagai calon ketua, maka tidak ada pilihan lain, kecuali harus menerima amanah itu.

Keinginan kader PMII kepada Dr. Mukhtar Thahir, tidak lain karena, ia selalu berada dalam suka maupun duka dari organisasi yang lahir dalam rahim Departemen Perguruan Tinggi IPNU – organisasi pelajar yang berada dalam naungan Nahdlatul Ulama (NU), pada 17 April 1960.

Menurutnya, dirinya telah mempertimbangkan secara matang berada dalam lingkungan IKA PMII. Apalagi, seorang Ketua IKA PMII itu harus selalu hadir, termasuk berkontribusi dalam setiap gerak perubahan, sesuai dengan zaman yang demikian berkembang saat ini.

Alumni S1 Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Magister Teknik Universitas Gajah Mada, dan Doktor Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana (PPs) Universitas Brawijaya Malang, yang kini Dekan Fakultas Teknik UMI Makassar ini menambahkan, ke depan, kader-kader PMII membutuhkan pemimpin dengan kapasitas intelektual yang tinggi. Pemimpin yang banyak menorehkan prestasi membanggakan, hingga pemimpin yang bisa menjadi panutan.
Sekalipun menang atas Ketua PKB Sul-Sel, namun Mukhtar Thahir Sarkawi tetap merendah. Ia meyakini, sejak awal dirinyalah yang mendapat dukungan berbagai kader lintas generasi.

“Memang sejak awal, Pak Mukhtar Thahir itu sudah mendapat lampu hijau dari kader PMII lintas generasi. Beliau itu dihormati. Beliau itu dipercaya. Beliau itu amanah. Dan, tentunya beliau memiliki pengalaman memimpin. Makanya, sejak awal itu pula, keinginan berbagai kader PMII agar dalam Muswil IKA PMII malam ini dilakukan secara musyawarah mufakat. Tetapi, belakangan ada sosok lain yang kepingin bertarung,” ujar seorang peserta Muswil di Claro Hotel.

Rekan pria Bugis kelahiran Pinrang, 28 Agustus 1962 ini, Dr. Mulyadi, M.Pd dikonfirmasi terpisah menyebutkan, peserta Muswil tidak salah memilih Ketua IKA saat ini. Pasalnya, saat ini dan ke depan, IKA PMII membutuhkan sosok yang punya kemampuan lebih dari lainnya.

“Artinya, ketua terpilih saat ini bukan saja memiliki kemampuan memenej organisasi, melainkan punya kemampuan lobi. Artinya lagi, ketua terpilih saat ini adalah orang yang tepat memimpin IKA PMII,” tegas akademisi Universitas Islam Makassar (UIM) ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *