Mengabarkan Fakta
MasukIndeks

Kenalkan Sabah, IPMAS Gelar Event Kebudayaan

Mewarta.com, Makassar- Bertempat di Baruga Angin Mamiri Makassar, Ikatan Pelajar Mahasiswa Sabah Sulawesi Selatan (IPMAS), menggelar kegiatan Event kebudayaan dengan mengangkat tema Keberagaman Seni Dan Budaya Sebagai Akulturasi Warisan Budaya (9/8/2022). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota IPMAS dan beberapa undangan dari berbagai organisasi yang ada di Makassar.

Ketua panitia Christoper Filemon dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan asal usul dari mana organisasi ini berasal, adanya event kebudayaan ini menjadi upaya dari kami dengan  tujuan memperkenalkan tanah Sabah sekaligus ingin memperkenalkan budaya-budaya yang kami ketahui selama kami disana dengan maksud untuk menjalin silahturahmi dan mengenal budaya-budaya dari organisasi lain, disisi lain kita bisa menyatukan diri dengan budaya-budaya yang ada disekitar kita, jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum IPMAS Kristo Andreas menjelaskan dalam sambutannya bahwa di kegiatan event kebudayaan kali ini diharapkan mampu membuat semua orang lebih tertarik dan menggali lebih banyak lagi informasi budaya-budaya bukan hanya di Indonesia tapi juga budaya internasional, lebih lanjut Kristo menjelaskan bahwa event kebudayaan ini merupakan salah satu proker besar dari divisi Minat dan Bakat Ikatan Pelajar Mahasiswa Sabah Sulawesi Selatan periode 2022.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Pembina IPMAS Muhammad Anwar. HM, sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi. Dalam sambutannya beliau memaparkan sejarah terbentuknya IPMAS sebagai salah satu organisasi yang telah diakui keberadaannya secara hukum dengan adanya Akta pendirian sejak tahun 2017. Anwar dalam sambutannya menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini bertujuan agar semua orang bisa mengetahui budaya Sabah Malaysia yang pernah ditempati oleh anggota Ikatan Pelajar Mahasiswa Sabah Sulawesi Selatan (IPMAS SUL-SEL), misalnya lagu-lagu daerah, serta tarian yang sering dipersembahkan. Karna banyak orang yang belum pernah tahu di mana Sabah dan apa saja budayanya sehingga diadakan kegiatan ini sehingga bisa menjawab pertanyaan teman-teman organda lain. Bukan hanya lagu dan tarian dari Sabah yang akan ditampilkan namun ada juga dari budaya dari daerah lain seperti Toraja dan Nusa Tenggara Timur (NTT) karna mayoritas anggota IPMAS berasal dari daerah tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa seluruh anggota dari organisasi ini (IPMAS) adalah mereka yang pernah mengecap pendidikan di Malaysia (Sabah), lebih tepatnya Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), yang hakikatnya mereka juga memiliki darah Indonesia. Sejak tahun 2017, Muhammad Anwar selaku pembina berinisiasi membentuk sebuah organisasi dengan tujuan agar seluruh alumni dari SILN tersebut memiliki tempat dan wadah agar mereka tetap bisa dan mampu berkreasi, mewujudkan insan akademis dan melahirkan kader yang progresif, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pancasila serta bertanggungjawab pada bangsa Indonesia.

Sejak dibentuknya telah banyak kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah pesantren kilat Ramadhan, IPMAS Camp, MABIKA (Malam Bina Kader), Ramah Tamah, dan Program kerja lainnya dari beberapa divisi yang dalam struktur kepengurusan IPMAS SUL-SEL.

Penulis: Anwar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *