Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
News  

KEMENAG Buka Rekrutmen Pendamping Proses Produk Halal (PPH) Sebanyak 6.179 Kouta

Doc_pict by: SS Warta Foto.

Kemenag, Mewarta.com- Kementerian Agama lewat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membuka lowongan pekerjaan dengan formasi Pendamping Proses Produk Halal (Pendamping PPH). Kouta Pendamping PPH sebanyak 6.179 tersebut nantinya akan disebar di seluruh wilayah Indonesia. Proses pendaftaran akan berlangsung mulai 15-31 Agustus 2022 di laman ptsp.halal.go.id.

Muhammad Aqil Irham selaku kepala BPJH mengatakan, bahwa rekrutmen pendamping PPH ini dilakukan dengan tujuan tahun 2022 produk bersertifikat halal di Indonesia sudah bisa mencapai target 10 juta produk halal.

“Para Pendamping PPH ini nantinya bertugas untuk membantu proses sertifikasi halal dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha (self declare),” tegas Aqil.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon pelamar, yakni

a. Warga negara Indonesia, memiliki KTP dan nomor rekening yang masih aktif.
b. Beragama Islam
c. Memiliki wawasan luas dan memahami syariat mengenai kehalalan produk
d. Berpendidikan paling rendah lulusan MA/SMA atau sederajat

“Para pelamar nantinya akan mengikuti pelatihan Pendamping PPH di Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH) yang mereka pilih. Selanjutnya bila lulus dan mendapatkan sertifikat, berhak menjadi Pendamping PPH,” tambah Aqil.

Dikutip dari laman resmi kemenag RI, sebagai informasi awal, calon pelamar dapat mempelajari kriteria produk yang masuk kategori self declare yang terdapat pada Keputusan Kepala BPJPH nomor 33 tahun 2022 pada tautan: bit.ly/kepkaban33. Informasi lebih lanjut juga akan disampaikan melalui akun instagram BPJPH (https://instagram.com/halal.indonesia).

Berikut ini kuota rekrutmen Pendamping PPH per provinsi:

1. Bali: 242 orang
2. Banten: 100 orang
3. DI Yogyakarta: 114 orang
4. DKI Jakarta: 318 orang
5. Jawa Barat: 3.600 orang
6. Jawa Tengah: 800 orang
7. Jawa Timur: 239 orang
8. Kalimantan Timur: 11 orang
9. Kepulauan Bangka Belitung: 33 orang
10. Riau: 17 orang
11. Sulawesi Tengah: 400 orang
12. Sumatera Selatan: 205 orang
13. Sumatera Utara: 100 orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *