Mewarta.com, Jakarta–Dunia Pers tengah berduka. Prof. Salim Said sempat dirawat di RS Mangunkusumo, Jakarta Pusat, yang akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (18/05/2024), pukul 19.33 WIB.
Prof. Salim said adalah seorang tokoh pers dan perfilman nasional. Selain itu, Ia merupakan mantan Duta Besar RI untuk Republik Ceko pada periode 2006-2010.
Dalam dunia Jurnalistik Ia pernah menjadi seorang redaktur pada beberapa media yakni Angkatan Bersenjata, Majalah Tempo, dan Pelopor Baru. Tidak hanya itu, Ia juga pernah menjadi Anggota Dewan Perfilman Nasional dan Dewan Kesenian Jakarta.
Prof. Salim Said juga merupakan penulis aktif yang telah merilis sejumlah buku. Salah satu buku terbitannya berjudul, “Gestapu 65: PKI, Aidit, Soekarno, dan Soeharto.”
Tokoh Pers Nasional itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Ahad (19/05/2024).
Kabar duka ini tidak hanya memberikan kesedihan pada kalangan Pers saja, tetapi semua kalangan. Terlihat pada prosesi pemakaman Prof. Salim Said ada beberapa tokoh nasional yang turut hadir yakni Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo, Seniman Slamet Rahardjo, hingga Ekonom Faisal Basri.
Selain itu, terlihat juga presiden terpilih Prabowo Subianto mengirimkan karangan bunga ke kediaman Alm. Prof. Salim Said.