Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
News  

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Paparkan Skema Layanan Serta Skema Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru Daljab 2022

Mewarta.com, Makassar- Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, Dr. H. A. Marjuni, M.Pd.I, paparkan skema layanan dan skema pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab 2022 di hadapan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Provinsi Sulawesi Selatan pada pembekalan calon peserta PPG di Hotel Cendrawasih (18-20 Maret 2022).

Dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mengatakan bahwa, pelaksanaan model PPG meliputi enam hal. Pertama, inovasi rekrutmen dan kompetensi, ini bersangkutan fasilitator, Dosen, dan pemeriksaan seleksi administrasi serta penyetaraan PPG yang akan berlangsung, disini tidak terlepas dari data mahasiswa PPG yang sesuai dengan pemberkasan serta minat dan panggilan jiwa peserta untuk mengikuti model baru PPG dengan model transformasi digital yang harus teraktualisasi dalam proses PPG. Kedua, tuntutan relevansi penggunaan digital dan model inovasi pendekatan digital melalui online learning. Ketiga, pengembangan materi, pendekatan pengembangan  materi, dan belajar tematik terpadu. Keempat, penguatan refleksi. Kelima, teknikal pedagogik konten. Keenam, integrasi hots.

“Peluang keberhasilan mahasiswa PPG kedepannya melalui include input, proses dan output berdasarkan kesesuain kompetensi, evaluasi pembelajaran, tentunya lewat pendampingan para instruktur yang profesional”, katanya.

Lebih lanjut, Dia mengemukakan bahwa model ekosistem layanan PPG dimulai dari Ditjen Pendidikan Islam Ke LPTK, LPTK ke Dosen serta didampingi oleh Guru Pamong  melalui rekrutmen di Simpatika,  Siaka dan Dapodik PT-Dikti melalui LMS PPG menggunakan Space dengan fitur digitalisasi online learning. Adapun penetapan PPG daljab, serta mekanisme pengelolaannya sudah diatur  pada Peraturan Menteri Agama RI No.606 tahun 2018 tentang bagaimana Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dalam penyelenggaran PPG Daljab, Peraturan Menteri Agama No.745 Tahun 2020 tentang pedoman PPG, dan Peraturan Menteri Agama PPG No.174 Tahun 2021

“Pelaksanaan kedepannya akan kita kawal dengan baik dan tetap mengacu pada aturan yang ada”, jelasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Dia menyampaikan skema pelaksanaan PPG dimulai dari pendalaman materi 5 sks selama 30 hari, pengembangan perangkat pembelajaran 2 sks selama 12 hari, review perangkat pembelajaran 1 sks selama 8 hari, uji kompetensi, uji komprehensif selama 3 hari, PPL I di sekolah asal 2 sks selama 12 hari, review PPL I  selama 4 hari, PPL II  di sekolah 1 sks selama 6 hari, review PPL II selama 4 hari. Setelah melewati tahapan proses belajar mengajar,  peserta PPG mengikuti ujian yaitu UKIN 4 hari dan UP 2 hari. Ketika semua proses tersebut diikuti dan dilakukan dengan baik oleh peserta PPG dan dinyatakan  lulus UKIN dan lulus UP maka peserta PPG dinyatakan berhak menyandang gelar Guru Profesional.

“Inilah skema layanan dan skema pelaksanaan PPG daljab tahun 2022 yang akan kita kawal sebaik mungkin melalui SDM handal yang kita miliki dengan harapan LPTK Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mampu eksis dan mampu mencetak Guru profesional dibidangnya masing-masing”, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *