Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
News  

94 Tahun Berlalu, Madrasah Arifah Peringati Hari Sumpah Pemuda

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Madrasah Arifah. (Foto: Zul)

Gowa, Mewarta.com,–28 Oktober diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda menjadi cikal bakal pergerakan pemuda Indonesia, yang berjuang bersama dalam meraih kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara Peringatan Hari Sumpa Pemuda di Madrasah Arifah berjalan dengan Khidmat dan lancar, pada tahun ini Ketua Yayasan Arifah Menjadi Pembina Upacara (Jum’at 28 Oktober 2022).

Kegiatan Hari Sumpah Pemuda ini bukan hanya Upacara tapi ada beberapa rangkaian Kegiatan yang di mulai di hari selasa 25 Oktober 2022.

Pada rangkaian kegiatan ini berlangsung pada tingkatan masing-masing mulai dari MI, MTs, dan MA, pada gelaran kegiatan ini adalah kreatifitas Siswa Siswi Madrasah Arifah yang tidak lain adalah penerus bangsa sebagai Pemuda Indonesia.

Pada rangkaian kegiatan Sumpah Pemuda yang di hadiri oleh Kakanwil Provinsi Sul-Sel dalam kesempatan ini di wakili langsung oleh Kabag Ortala KUB Kanwil Prov SulSel

Dalam sambutanya Ia menyampaikan ketidakhadiran Kakanwil menghadiri kegiatan yang tidak kalah pentingnya, H. Hasbulla Muntu dalam sambutanya rasa terimah kasih kepada Pengurus Yayasan, yang telah mengundang dalam kegiatan sumpah pemuda.

“Terimakasih atas undangannya, dalam rangka peringatan sumpah pemuda oleh Yayasan Arifah,”.

H Hasbullah kemudian mengajak semua hadirin untuk bersama sama bershalawat kepada Nabiullah Muhammad saw.

Turut hadir, Ketua Pengawas Yayasan Arifah Dr. H.M. Amir Uakara, M.Kes. Dalam sambutannya Ia mengatakan bahwa untuk bisa sukses tentu kita harus merubah mindset kita sebagai pemuda bahwasahnya kita lebih awal mengatakan kita harus sukses di masa masa yang akan datang.

“Ingin sukses maka ubah mindset,”katanya.

Hadir pula Ketua Yayasan Afifa Rifa Farhana, H. Ilham Ari Fauzi A. Uskara ST yang juga turut memberikan komentar terkait pelaksanaan hari Sumpah Pemuda di Yayasan Arifah.

“Kalau dulu Bung Karno mengatakan berikan aku sepuluh pemuda akan kugancangkan dunia, dari kata bung karno ini perlu kita lihat dengan baik di zaman yang sekarang bukan karna banyaknya pemuda tapi kita lihat pemudanya yang terguncang,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *