Mengabarkan Fakta
MasukIndeks

Hubungan Mimpi dan Kesuksesan

Doc_Pict;Pixabay

Mewarta.Com, Makassar– Presiden Soekarno dalam suatu kesempatan pernah bilang. “Gantungkanlah Cita-citamu setinggi langit, Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang.”

Kata-kata ini adalah kata motovasi yang penuh dengan semangat ketika diucapkan oleh sang Proklamator, karena penuh dengan semangat maka kata-kata ini pastinya punya powerfull yang sangat luar biasa jika dimaknai dengan tepat pada orang yang tepat pula. Mengapa harus pada orang yang tepat?sebab sebagian orang terkadang tidak bisa menerima motivasi apalagi pada orang yang tidak tepat karena sangat susah terkadang memberikan motivasi pada orang yang pesimis. Mimpi dalam sebagian orang dianggap sepele, benar iya jika mimpi yang dibicarakan adalah mimpi dalam tidur. Mimpi untuk sukses dalam hal ini tentunya bukan mimpi “bunga tidur’ tapi mimpi yang punya perencanaan,punya action untuk meraih mimpi tersebut.

“Berani bermimpi anda sudah sukses satu langkah”

Perjalanan sukses seseorang tidak ada yang tau, sebab sukses itu  ibarat bertenun hanya pemintal tenun yang tau sebab dia sebagai sang sutradara dalam hidupnya, bukan sang pemakai hasil tenun. Namun sebaik apapun orang bermimpi satu hal yang harus diperhatikan bahwa dalam perjalanan menggapai mimpi akan selalu ada batu sandungan untuk mematahkan mimi itu baik itu dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal misalnya rasa malas,pesimis, dan tidak melakukan action ketika berani bermimpi.ini adalah salah satu penghambat yang bisa mengerogoti mimpi Anda pelan tapi pasti akan meluluhlantahkan semua pondasi mimpi Anda. Faktor yang kedua adalah eksternal, yang datangya dari luar diri anda sperti dukungan dari keluarga, teman dan lingkungan sekitar akan memberikan pengaruh yang sangat signifikan. Semakin tinggi pohon maka anginpun akan semakin kencang meniupnya, sama dalam membangun mimpi akan selalu ada yang meremehkan bahkan membully anda habis-habisan dalam meraih mimpi Anda. Disinilah akan diliat apakah anda sebagi petarung sejati atau hanya sebagai sicebol yang merindukan bulan?

“Lawan sejati dalam hidup ini adalah diri Anda sendiri bukan orang lain”

Penulis: BaharEditor: Ika RD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *