Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
Kampus  

Usung Tema Become A Great Student In Campus, Lembaga Kajian Al-Qur’an Mahasiswa Pecinta Masjid (LKA MPM) Gelar Dirham

Mewarta.Com, Makassar- Lembaga Kajian Al-Qur’an Mahasiswa Pecinta Masjid (LKA MPM) UIN Alauddin Makassar mengadakan Dirasah Islamiyah Mahasiswa (DIRHAM) dengan mengusung tema “Become A Great Student In Campus” di Pesantren Kassi, Antang, Sabtu-Ahad (1-2/10/2022).

Ini merupakan kegiatan tahunan yang tercantum dalam program kerja pengurus LKA MPM UIN Alauddin Makassar guna melanjutkan estafet kepengurusan, namun dengan konsep yang berbeda yakni DIRHAM.

DIRHAM merupakan salah satu bentuk kegiatan open recruitment yang dirangkaikan sebagai ajang pengkaderan. Sehingga para peserta yang nantinya mengikuti kegiatan ini akan resmi menjadi pengurus LKA MPM UIN Alauddin Makassar.

Hingga saat ini tercatat ada 20 peserta yang mendaftarkan diri.

Dalam hal ini, pantia pelaksana memberikan wadah ilmu bagi para peserta yakni dengan memberikan materi yang dibawakan oleh orang-orang hebat, Ustadz Asrullah, SH., MH. dengan materi “Menjadi Mahasiswa Religius, Akademisi dan Nasionalis”, Ustadz Abid Fauzan, S.Pd., M.Pd. dengan materi “Mahasiswa Peradaban, Apa Lembaran Kehidupan?” dan Ustadz Muhammad Ikram, S.Sos. dengan materi “Sejam Lebih Dekat dengan LKA MPM UINAM”.

Rudi Suharlim selaku ketua panitia menerangkan bahwa, persiapan yang dilakukan hingga saat ini telah cukup matang karena telah dirancang dan dikonsep sebulan lalu. Mulai dari persiapan dana hingga perlengkapan lainnya.

Tak lupa, Ia menuturkan harapannya pada kegiatan DIRHAM tersebut.

“Harapan saya selaku ketua panitia, semoga melalui kegiatan tersebut seluruh peserta sadar akan perannya sebagai mahasiswa di kampus peradaban. Bukan hanya ke kampus untuk menuntut ilmu duniawi tetapi bagaimana kita mampu menjadi mahasiswa cerdas dan hebat yang tentunya tidak melupakan kewajibannya untuk tetap menuntut ilmu agama dan tentunya dapat menjadi seorang aktivis dakwah di kampus yang dapat mensyiarkan agama-Nya Allah di kampus peradaban UIN Alauddin Makassar” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *