Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
Kampus  

Mahasiswa KKN Angkatan 69 UIN Alauddin Desa Bontotongnga Kec. Bontotiro Kab. Bulukumba Gelar Festival Anak Shaleh

Mahasiswa KKN UINAM Gelar Festival Anak Shaleh (Foto:Lafran)

Bulukumba, Mewarta.com– Mahasiswa KKN Angkatan 69 UIN Alauddin Makassar mengadakan Festival Anak Shaleh dengan tema “Membentuk Generasi Islami yang Religius dan Berakhlakul Karimah” di Masjid Nurul Yaqin Desa Bontotongnga Kec. Bontotiro Kab. Bulukumba, Sabtu-Ahad (05-06/11/2022).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Iskandar, S.Pd. selaku Pengurus PHBI Desa Bontotongnga yang mewakili Kepada Desa Bontotongnga dalam hal ini H. Andi Muh Ali Rote, S.Sos. Ia menerangkan bahwa banyak apresiasi yang diberikan terhadap program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membentuk generasi yang Islami sesuai dengan tema yang diangkat.

Festival Anak Shaleh ini merupakan program kerja Mahasiswa KKN angkatan 69 UIN Alauddin Makassar Desa Bontotongnga Kec. Bontotiro Kab. Bulukumba.

Pada kegiatan ini melibatkan pengurus PHBI Desa Bontotongnga dan beberapa Ustadz yang ada di daerah tersebut. Dalam hal ini, yang menjadi peserta merupakan Siswa(i) SD Se-Desa Bontotongnga.

Kegiatan ini berlatar belakang keagamaan yang tak terlepas dari asal instansi, yakni UIN Alauddin Makassar itu sendiri. Dengan ini juga mampu memberikan batu loncatan bagi para peserta guna mengasah kemampuan yang mereka miliki dalam hal menghafal surah-surah pendek, praktik Shalat dan melantunkan adzan.

Ibnu Hajar selaku Koordinator Desa pada mahasiswa KKN di Desa Bontotongnga menerangkan bahwa persiapan yang dilakukan mahasiswa KKN angkatan 69 UIN Alauddin Makassar tidak terlepas pada kerja sama dan kekompakan kami di posko.

Ia juga menuturkan harapannya dengan dilaksanakannya kegiatan Festival Anak Shaleh tersebut.

“Tetaplah berpegang teguh dalam menggali apapun memperlajari ilmu agama, agar tidak terjerumus pada hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam dan mengasah ilmu yang dimiliki peserta guna mampu diaplikasikan pada daerah setempat mereka” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *