Mengabarkan Fakta
MasukIndeks
Hukum  

Kasusnya Dihentikan Karena Bukti Tak Memadai, Ramsiah: Alhamdulillah

Mewarta.Com, Gowa- Polres Gowa, Sulsel secara resmi mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Ramsiah Tasruddin, salah seorang dosen UIN Alauddin Makassar, Minggu, (06/02/2022).

SP3 tersebut dikeluarkan penyidik Polres Gowa dengan alasan tidak dapat melanjutkan penyidikan karena tak cukup bukti. Hal itu dibenarkan oleh kuasa hukum Ramsih Tasruddin yang berasal dari LBH Makassar, Azis Dumpa.

“Ya benar suratnya sudah kami terima” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ramsiah pun merasa bersyukur atas penghentian penyidikan tersebut.

“Alhamdulillah, tentunya saya merasa bersyukur sekali atas penghentian penyidikan tersebut” ucapnya saat di hubungi via whatsapp. Ia pun merasa lega dan bahagia karena kasus yang selama ini terus bergulir dan tidak menentu arah akhirnya dihentikan juga.

“Tentunya bahagia yah” sambungnya.

Diketahui sebelumnya, Ramsiah ditetapkan tersangka ujaran penghinaan sejak 30 Agustus 2019 dan dijerat dengan UU ITE. Setelah melewati banyak perjuangan dan dukungan dari berbagai pihak baik dari aktivis hingga wartawan. Akhirnya sesuai keterangan yang didapatkan pada Minggu, (06/02) Ramsiah menerima surat SP3 secara resmi. Rencananya, konferensi pers akan digelar pada Senin, (07/02/2022) dikantor LBH Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *