Kampus  

Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Gelar Seminar, Bahas Pembangunan Indonesia Timur

Dema-U UIN Alauddin Gelar Seminar

Gowa, Mewarta.com–Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar bersama Dewan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar menggelar Seminar Nasional yang bertemakan “Pembangunan Indonesia Timur: Mengkaji Komitmen Pemerintahan Jokowi dalam Peningkatan Kesejahteraan Sosial” di Auditorium UIN Alauddin Makassar, Selasa (08/11/2022).

Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai Fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar. Turut hadir pula sebagai pembicara yakni Anggota DPR-RI Kamrussamad (secara virtual), Gubernur Sulsel yang diwakili oleh Kepala Biro Kesra Prov. Sulsel, Walikota Makassar yang diwakili oleh Kepala Bappelitbangda Kota Makassar, Rektor UIN Alauddin Makassar, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, Dekan FTK UIN Alauddin Makassar, dan Akademisi Universitas Indonesia Timur Dr.Surwana Farmita Samuddin.

Presiden Mahasiswa DEMA UIN, Zulkarnain dalam paparannya menuturkan bahwa kegiatan ini sengaja digelar sebagai bagian dari cara kita memproyeksikan dan mengevaluasi pembangunan di Indonesia Timur melalui ruang-ruang ilmiah.

“Hari ini memang pembangunan sudah Indonesiasentris, dan kita harus mendorong percepatan tersebut agar mampu menghadirkan pemerataan dan kesejahteraan sosial” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPR-RI, Kamrussamad dalam paparannya secara virtual mengapresiasi berbagai pembangunan dan akselerasi di kawasan Indonesia Timur di era pemerintahan Jokowi.

“Kita melihat melalui Kementerian PUPR, pemerintah pusat telah mengucurkan trilyunan anggaran untuk mendorong pembangunan di Kawasan Indonesia Timur” ungkap Legislator Gerindra tersebut.

Politisi kelahiran Pangkep Sulsel tersebut juga menuturkan berbagai tantangan bagi Indonesia di masa yang akan datang

“Ke depan, tantangan pembangunan kita adalah resesi ekonomi global dan lapangan kerja, sehingga perlu kolaborasi yang kuat untuk kita menghadapinya, salah satunya dengan peran perguruan tinggi” paparnya.

Kegiatan diakhiri dengan merumuskan formulasi dan gagasan dalam proyeksi pembangnan Indonesia Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *